WILUJENG, ZANU' RIZKY (2025) HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DENGAN SELF MANAGEMENT PADA PASIEN POST STROKE DI POLI SYARAF RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH LAMONGAN.
|
Text
Halaman Pernyataan Orsinilitas_Zanu' Rizky Wilujeng_21020213294.pdf Download (364kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN_Zanu' Rizky Wilujeng_21020213294.pdf Download (345kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN_ Zanu' Rizky Wilujeng_21020213294.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
Halaman Judul_Zanu' Rizky Wilujeng_2102013294.pdf Download (625kB) |
|
|
Text
Bab 1_ Zanu' Rizky Wilujeng_21020213294.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
BAB 2_Zanu' Rizky Wilujeng_2102013294.pdf Download (565kB) |
|
|
Text
BAB 3_Zanu' Rizky Wilujeng.pdf Restricted to Repository staff only Download (363kB) |
|
|
Text
BAB 4_Zanu' Rizky wilujeng_21020213294.pdf Restricted to Repository staff only Download (499kB) |
|
|
Text
BAB 5_Zanu' Rizky Wilujeng_2102013294.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_Zanu' Rizky Wilujeng_2102013294.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_Zanu' Rizky Wilujeng_2102013294.pdf Download (1MB) |
Abstraksi
Self-management merupakan kemampuan individu untuk mengurangi resiko kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup seperti mengatur gejala, pengobatan, perubahan fisik dan psikis. Permasalahan yang muncul pada self-management pasien post stroke, sebagian besar diakibatkan kerena penurunan kemandirian dan mobilitas serta dukungan keluarga yang kurang optimal, sehingga kebutuhan pasien tidak terpenuhi dan menghambat kemampuan mengelola diri sendiri. Selain itu pasien post stroke juga cenderung mengalami distress spiritual ditandai dengan pasien meminta bantuan spiritual, mengungkapkan keraguan yang berlebihan tentang makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat spiritualitas dengan self-management pada pasien post stroke. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 145 pasien yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Daily Spiritual Experience Scale (DSES) dan The Southamton Stroke Self-Management (SSSMQ). Penelitian dilaksanakan pada 20 Mei – 15 Juni 2025 pada pasien post stroke di Poli Syaraf Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Data yang terkumpul diuji dengan menggunakan uji Pearson (α ≤ 0,05). Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara tingkat spiritualitas dengan self-management yang 1 bulan setelah KRS, 2 bulan , maupun 3 bulan. Dimana perbedaan tersebut yang menunjukkan tingkat spiritualitas tinggi dan self-management baik yaitu 2 bulan setelah KRS. Terdapat hubungan sangat kuat antara tingkat spiritualitas dengan self-management (p=0.000, r=978). Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat spiritualitas dengan self-management pada pasien post stroke. Semakin tinggi tingkat spiritualitas pasien, maka semakin baik kemampuan self-management yang dimiliki. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek spiritualitas dalam mendukung pengelolaan diri pasien pasca stroke untuk meningkatkan kualitas hidup dan pemulihan mereka. Kata Kunci : Self-management, Tingkat spiritualitas, pasien stroke
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SELF MANAGEMENT, TINGKAT SPIRITUALITAS, PASIEN STROKE |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Zanu' Rizky Wilujeng |
| Date Deposited: | 22 Jul 2025 04:04 |
| Last Modified: | 22 Jul 2025 04:04 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5437 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
