Saputro, Feri Ardian (2025) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIK DI RUANG DARWIS RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO. Skripsi thesis, Universitas Muhamamdiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (62kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (60kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
Halaman Judul_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (699kB) |
|
|
Text
Bab 1_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
Bab 2_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Restricted to Repository staff only Download (862kB) |
|
|
Text
Bab 3_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Restricted to Repository staff only Download (981kB) |
|
|
Text
Bab 4_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Restricted to Repository staff only Download (531kB) |
|
|
Text
Bab 5_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (171kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
Lampiran_Feri Ardian Saputro_2402014054R.pdf Download (1MB) |
Abstraksi
Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan penyakit kronis yang memerlukan penanganan jangka panjang, termasuk kepatuhan minum obat. Kurangnya kepatuhan minum obat seringkali berkaitan dengan rendahnya tingkat pengetahuan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien PPOK di Ruang Darwis RSU Muhammadiyah Ponorogo. Desain penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien PPOK di Ruang Darwis RSU Muhammadiyah Ponorogo. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 35 pasien. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki tingkat pengetahuan yang kurang dan kepatuhan minum obat yang rendah. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p-value <0,05. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien PPOK. Semakin baik tingkat pengetahuan pasien tentang penyakit dan pengobatannya, semakin tinggi pula tingkat kepatuhan minum obatnya. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi kesehatan guna meningkatkan kepatuhan pasien PPOK.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Pengetahuan, Kepatuhan Minum Obat, Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Feri Ardian Saputro |
| Date Deposited: | 13 Sep 2025 08:49 |
| Last Modified: | 13 Sep 2025 08:49 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5986 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
