HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA KARYAWATI DI RUMAH SAKIT DR. SULAIMAN AL-HABIB PROVINSI QASSIM ARAB SAUDI

WATY, DEWI DIANA (2025) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA KARYAWATI DI RUMAH SAKIT DR. SULAIMAN AL-HABIB PROVINSI QASSIM ARAB SAUDI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (192kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (167kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (167kB)
[img] Text
Halaman Judul - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (441kB)
[img] Text
BAB 1 - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (191kB)
[img] Text
BAB 2 - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (232kB)
[img] Text
BAB 3 - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (268kB)
[img] Text
BAB 4 - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (206kB)
[img] Text
BAB 5 - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (180kB)
[img] Text
Daftar Pustaka - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (187kB)
[img] Text
Lampiran - Dewi Diana Waty_2402080319R.pdf

Download (749kB)

Abstraksi

Dismenore merupakan salah satu keluhan menstruasi yang umum terjadi pada wanita usia produktif, termasuk karyawati. Aktivitas fisik diyakini dapat memengaruhi tingkat keparahan dismenore melalui mekanisme fisiologis seperti peningkatan sirkulasi darah dan pengurangan stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenore pada karyawati di RS Dr. Sulaiman Al-Habib, Provinsi Qassim, Arab Saudi. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross- sectional. Sampel sebanyak 44 karyawati diperoleh melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik dan skala intensitas dismenore, lalu dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik rendah dan mengalami dismenore sedang hingga berat. Hasil uji Spearman diperoleh nilai korelasi r = 0,317 dan nilai signifikansi p = 0,036 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kejadian dismenore. Koefisien determinasi (R2) sebesar 10,04% menunjukkan bahwa aktivitas fisik berkontribusi terhadap 10% variasi kejadian dismenore. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenore pada karyawati. Diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya aktivitas fisik dalam mengelola gejala dismenore secara alami.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas fisik, dismenore, karyawati, hubungan
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Shandy Rahma R, S.IIP
Date Deposited: 05 Jan 2026 07:41
Last Modified: 05 Jan 2026 07:41
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/6263

Actions (login required)

View Item View Item