SHOLIHAH, SITI (2025) EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI RUANG NIFAS RSUD DR SOEGIRI LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (591kB) |
|
|
Text
Halaman Judul - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
BAB 2 - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (358kB) |
|
|
Text
BAB 3 - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Restricted to Repository staff only Download (421kB) |
|
|
Text
BAB 4 - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) |
|
|
Text
BAB 5 - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
Lampiran - Siti Sholihah_2402080141R.pdf Download (2MB) |
Abstraksi
Produksi Air Susu Ibu (ASI) sering menjadi tantangan bagi ibu postpartum, terutama dalam beberapa hari pertama setelah melahirkan. Salah satu metode non- farmakologis yang diyakini efektif dalam meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin, yang merangsang hormon prolaktin dan oksitosin untuk mendukung refleks let-down ASI. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest- posttest without control group. Sampel terdiri dari 35 ibu postpartum di Ruang Nifas RSUD Dr. Soegiri Lamongan yang dipilih secara acak menggunakan metode simple random sampling. Data dikumpulkan dengan observasi produksi ASI sebelum dan sesudah pemberian pijat oksitosin menggunakan lembar observasi standar. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Data dianalisis untuk melihat perubahan yang signifikan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas ibu (77,1%) memiliki produksi ASI dalam kategori kurang. Setelah dilakukan pijat oksitosin, sebanyak 54,3% ibu menunjukkan produksi ASI yang baik, dan 40% menunjukkan produksi yang cukup. Analisis statistik menunjukkan nilai p = 0,000, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi. Mekanisme kerja pijat oksitosin yang merangsang hormon oksitosin dinilai mendukung refleks let-down dan mengoptimalkan pelepasan ASI. Intervensi ini dapat menjadi solusi non-farmakologis yang sederhana, aman, dan efektif untuk meningkatkan keberhasilan menyusui, terutama pada masa awal postpartum.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pijat oksitosin, post partum, produksi asi |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Shandy Rahma R, S.IIP |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 04:00 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 04:00 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5146 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
