Resanti, Siska Dwi (2025) PENGARUH THOUGHT STOPPING THERAPY TERHADAP TINGKAT KECEMASAN REMAJA DI SMPN 1 LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_Siska Dwi Resanti_2102013307.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
lembar persetujuan _siska dwi resanti_2102013307.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
Lembar pengesahan_siska dwi resanti_2102013307.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
Halaman judul_Siska Dwi Resanti_2102013307.pdf Download (668kB) |
|
|
Text
Bab 1_ siska dwi resanti_2102013307.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
Bab 2_siska dwi resanti_2102013307.pdf Download (522kB) |
|
|
Text
BAB 3_ siska dwi resanti_2102013307.pdf Restricted to Repository staff only Download (424kB) |
|
|
Text
BAB 4_siska dwi resanti _2102013307.pdf Restricted to Repository staff only Download (259kB) |
|
|
Text
BAB 5_siska dwi resanti_2102013307.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
Daftar pustaka_siska dwi resanti _2102013307.pdf Download (220kB) |
|
|
Text
Lampiran_Siska dwi Resanti_2102013307.pdf Download (2MB) |
Abstraksi
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami kecemasan akibat tekanan akademik, sosial, dan perubahan psikologis yang kompleks. Tingkat kecemasan yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesehatan mental dan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh thought stopping therapy terhadap tingkat kecemasan remaja di SMPN 1 Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-post test desain. Dipilih melalui teknik purposive sampling dan memenuhi kriteria inklusi dengan populasi sebanyak 350 remaja dengan sampel berjumlah 35 remaja. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan HARS dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum dilakukan terapi seluruh remaja berada pada tingkat kecemasan sedang (100.0%), Dan setelah pemberian terapi hampir seluruh remaja berada pada tingkat kecemasan tidak ada gejala (97.1%). Didapatkan hasil Z=-5.169 dan menunjukan signifikansi p = 0,001 yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini menunjukkan ada pengaruh thought stopping therapy terhadap tingkat kecemasan remaja di SMPN 1 Lamongan. Thought stopping therapy efektif dalam membantu individu mengurangi kecemasan secara mandiri. Dengan demikian, thought stopping therapy direkomendasikan sebagai salah satu metode pendampingan psikologis di lingkungan sekolah. Remaja diharapkan terus melatih thought stopping therapy secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi situasi yang memicu kecemasan, agar keterampilan ini menjadi bagian dari mekanisme koping yang efektif. Kata Kunci: Thought stopping therapy, Tingkat kecemasan, Remaja
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Thought stopping therapy, Tingkat kecemasan, Remaja |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Siska Dwi |
| Date Deposited: | 24 Jun 2025 07:00 |
| Last Modified: | 24 Jun 2025 07:00 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5237 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
