Kristianingrum, Anis Dwi (2025) HUBUNGAN POLA ASUH DAN KEPATUHAN KUNJUNGAN KE POSYANDU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
LEMBAR PERNYATAAN_ANIS DWI KRISTIANINGRUM_2102013229.pdf Download (462kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN_ANIS DWI KRISTIANINGRUM_2102013229.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN_ANIS DWI KRISTIANINGRUM_2102013229.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
HALAMAN JUDUL_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
BAB 1_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
BAB 2_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Download (443kB) |
|
|
Text
BAB 3_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Restricted to Repository staff only Download (490kB) |
|
|
Text
BAB 4_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
|
|
Text
BAB 5_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
daftar pustaka_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
Lampiran_Anis Dwi Kristianingrum_2102013229.pdf Download (7MB) |
Abstraksi
Stunting marupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang berusia dibawah lima tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan.Faktor stunting diantaranya asupan zat gizi yang tidak adekuat, penyakit infeksi pada anak, pendidikan ibu, status ekonomi keluarga, praktek pengasuhan yang kurang baik, kurangnya akses air bersih dan sanitasi, ibu yang tidak menimbangkan anaknya keposyandu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola asuh dan kepatuhan kunjungan ke posyandu dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan. Desain penelitian ini menggunakan analitik dengan desain pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 184 responden, dengan jumlah sampel 127 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data penelitian ini diambil menggunkan kuesioner untuk pola asuh dan kepatuhan kunjungan ke posyandu sedangkan stunting menggunkan grafik pertumbuhan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik spearmen rho SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan 59 (85,5%) orang tua dengan pola asuh Authoritative memiliki anak tidak stunting, nilai signifikan p valeu=0,010 (p<0,05) ada hubungan pola asuh dengan kejadian stunting.sebanyak 11(100%) dengan kepatuhan tinggi memiliki balita tidak stunting, nilai signifikan p valeu=0,009 (p<0,05) ada hubungan kepatuhan kunjungan ke posyandu dengan kejadian stunting. Pola asuh yang baik dan kepatuhan kunjungan ke posyandu yang tinggi menjadikan gizi balita baik/ tidak stunting. Upaya yang dilakukan dalam pencegahan stunting melalui program 1.10.100 dengan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pola asuh orang tua, kepatuhan kunjungan ke posyandu, stunting |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Anis Dwi Kristianingrum |
| Date Deposited: | 10 Jun 2025 06:46 |
| Last Modified: | 10 Jun 2025 06:46 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5142 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
