PENGARUH KOMBINASI PEMBERIAN SIMPLISIA OKRA DAN MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KEDUNGPRING

Aldi, Leo (2025) PENGARUH KOMBINASI PEMBERIAN SIMPLISIA OKRA DAN MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS KEDUNGPRING. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (134kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (111kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (185kB)
[img] Text
Halaman Judul_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (440kB)
[img] Text
BAB 1_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (227kB)
[img] Text
BAB 2_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (412kB)
[img] Text
BAB 3_Leo Aldi_2102013328.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (482kB)
[img] Text
BAB 4_Leo Aldi_2102013328.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (322kB)
[img] Text
BAB 5_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (155kB)
[img] Text
Daftar Pustaka_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (202kB)
[img] Text
Lampiran_Leo Aldi_2102013328.pdf

Download (2MB)

Abstraksi

Kadar gula darah pasien diabetes sering kali tidak terkontrol, Hal ini dapat menyebabkan timbulnya komplikasi penyakit lain seperti CKD, Hipertensi, dan PJK. Oleh karena itu di perlukan terapi selain 5 pilar diabetes mellitus berupa terapi komplementer yaitu mengonsumsi seduhan simplisia okra yang di kombinasikan dengan terapi murattal al-qur’an Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 61 penderita DM dari populasi 126 orang dalam program prolanis di Puskesmas Kedungpring, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Variabel independen adalah kombinasi pemberian simplisia okra dan murattal Al-Qur’an, sedangkan variabel dependen adalah kadar glukosa darah. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah intervensi menggunakan glukometer, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Rerata kadar glukosa darah sebelum intervensi adalah 234 mg/dL dengan nilai minimal 128 mg/dl dan maksimal 428 mg/dl dan menurun menjadi 184 mg/dL dengan nilai minimal 102 mg/dL dan maksimal 464 mg/dL setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kombinasi ini menimbulkan efek penuruan glukosa darah dengan okra sebagai agen biologis yang mengatasi melalui mekanisme biokimia tubuh dan murattal al-qur’an sebagai agen psikologis untuk mengontrol glukosa darah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Diabetes, Glukosa Darah, Murottal Al-Qur’an, Simplisia Okra
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Leo Aldi
Date Deposited: 04 Jun 2025 06:54
Last Modified: 04 Jun 2025 06:54
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5130

Actions (login required)

View Item View Item