HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DENGAN TINGKAT RUPTUR PERINEUM PADA IBU DENGAN PERSALINAN NORMAL DI RUMAH SAKIT ISLAM MUHAMMADIYAH SUMBERREJO BOJONEGORO

MIANA, IVA SRI (2025) HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DENGAN TINGKAT RUPTUR PERINEUM PADA IBU DENGAN PERSALINAN NORMAL DI RUMAH SAKIT ISLAM MUHAMMADIYAH SUMBERREJO BOJONEGORO. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (99kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (33kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (99kB)
[img] Text
Halaman Judul - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (439kB)
[img] Text
BAB 1 - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (101kB)
[img] Text
BAB 2 - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (43kB)
[img] Text
BAB 3 - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (248kB)
[img] Text
BAB 4 - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (121kB)
[img] Text
BAB 5 - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (10kB)
[img] Text
Daftar Pustaka - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (159kB)
[img] Text
Lampiran - Iva Sri Miana_2402080264R.pdf

Download (831kB)

Abstraksi

Ruptur perineum merupakan komplikasi umum pada persalinan normal dan dapat dipengaruhi oleh berat badan lahir bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir bayi dengan tingkat ruptur perineum pada ibu yang menjalani persalinan normal di RSI Muhammadiyah Sumberrejo Bojonegoro. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 80 ibu bersalin, dan 45 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi rekam medis. Hasil menunjukkan bahwa dari 14 bayi dengan BBLR, seluruh ibu mengalami ruptur derajat I. Pada bayi dengan berat badan normal, ruptur perineum terbanyak terjadi pada derajat II (17 kasus), diikuti derajat III dan IV. Sementara itu, bayi dengan berat badan lebih menyebabkan ruptur derajat III dan IV. Uji Chi-Square menunjukkan p-value 0,000, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara berat badan lahir bayi dengan tingkat ruptur perineum. Semakin tinggi berat badan bayi, semakin berat ruptur yang dialami. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar pemantauan kehamilan guna mencegah komplikasi persalinan dan meningkatkan kualitas asuhan kebidanan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Berat badan bayi, ruptur perineum, persalinan normal
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Kebidanan
Depositing User: Shandy Rahma R, S.IIP
Date Deposited: 03 Mar 2026 07:14
Last Modified: 03 Mar 2026 07:14
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/6301

Actions (login required)

View Item View Item