Kharisma, Salsa Citra (2025) Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi Dengan Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Muhammadiyah Babat. KTI thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_Salsa Citra Kharisma_2202050430.pdf Download (499kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan_Salsa Citra Kharisma_2202050430.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan_Salsa Citra Kharisma_2202050430.pdf.pdf Download (455kB) |
|
|
Text
halaman judul_salsa citra kharisma_2202050437.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
BAB 1_salsa citra kharisma_2202050430.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
BAB 2_salsa citra kharisma_2202050437.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) |
|
|
Text
BAB III_salsa citra kharisma_2202050437.pdf Restricted to Repository staff only Download (327kB) |
|
|
Text
BAB IV_salsa citra kharisma_2202050437.pdf Restricted to Repository staff only Download (294kB) |
|
|
Text
BAB V_salsa citra kharisma_2202050437.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_salsa citra kharisma_2202050430.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
Lampiran_salsa citra kharisma_2202050430.pdf Download (901kB) |
Abstraksi
Pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM) sering kali menjalani terapi kombinasi jangka panjang yang melibatkan berbagai jenis obat. Penggunaan beberapa obat secara bersamaan meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat, yang dapat berdampak pada efektivitas terapi maupun menimbulkan efek samping yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat pada pasien hipertensi dengan diabetes melitus di Rumah Sakit Muhammadiyah Babat. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif retrospektif. Pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan Drugs.com dari rekam medik pasien selama periode September – Desember 2024. Sebanyak 37 pasien menjadi sampel penelitian. Hasil menunjukkan bahwa pasien terbanyak berusia 56 – 65 tahun (51,35%) dan berjenis kelamin perempuan (64,86%). Sebanyak 21 dari 37 resep (55,7%) menunjukkan adanya interaksi obat dengan tingkat keparahan terbanyak kategori moderat (93,8%), minor (6,2%) dan mayor (0%). Obat kombinasi amlodipin dan metformin merupakan interaksi terbanyak kategori moderat 7 (21,2%). Penelitian ini menunjukkan pentingnya monitoring interaksi obat dalam penatalaksanaan pasien hipertensi dengan diabetes melitus untuk menghindari efek yang merugikan dan memastikan efektivitas terapi.
| Item Type: | Thesis (KTI) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Hipertensi, Interaksi Obat |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Farmasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Salsa Citra Kharisma |
| Date Deposited: | 24 Sep 2025 06:59 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 06:59 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5895 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
