RESILIENCE TENAGA KEFARMASIAN DALAM PENERAPAN GOOD PHARMACY PRACTICE DI KABUPATEN LAMONGAN

Chandra, Muhammad Dicky (2025) RESILIENCE TENAGA KEFARMASIAN DALAM PENERAPAN GOOD PHARMACY PRACTICE DI KABUPATEN LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_Muhammad Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (544kB)
[img] Text
Lembar persetujuan_Muhammad Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (314kB)
[img] Text
Lembar pengesahan_Muhammad Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (477kB)
[img] Text
Halaman Judul_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (426kB)
[img] Text
BAB 1_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (240kB)
[img] Text
BAB 2_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (362kB)
[img] Text
BAB 3_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (408kB)
[img] Text
BAB 4_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img] Text
BAB 5_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (217kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (223kB)
[img] Text
LAMPIRAN_M.Dicky Chandra_2102060192.pdf

Download (1MB)

Abstraksi

Pelayanan kefarmasian yang berkualitas sangat bergantung pada implementasi Good Pharmacy Practice (GPP). Untuk dapat menjalankan GPP secara optimal, tenaga kefarmasian dituntut memiliki resilience atau ketahanan psikologis dalam menghadapi tekanan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resilience dengan penerapan GPP di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional yang dilakukan pada Desember 2024 hingga Mei 2025. Sampel sebanyak 75 responden dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner F10RBS untuk mengukur resilience dan kuesioner GPP untuk mengukur implementasi Good Pharmacy Practice. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Rank-Spearman dengan bantuan SPSS. Didapatkan hasil sebanyak 97,3% responden memiliki tingkat resilience dalam kategori baik, dan 98,7%. Responden menunjukkan penerapan GPP yang baik. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara resilience tenaga kefarmasian dan penerapan GPP, dengan nilai koefisien korelasi (r) = 0,654 dan nilai signifikansi p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan GPP, maka tingkat resilience tenaga kefarmasian juga cenderung tinggi. Implementasi GPP yang optimal memberikan struktur kerja yang jelas, peran yang pasti, serta lingkungan kerja yang mendukung, yang berkontribusi terhadap ketahanan psikologis tenaga kefarmasian. Oleh karena itu, penerapan GPP bukan hanya penting dari sisi teknis pelayanan, tetapi juga berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikososial tenaga kesehatan. Kata kunci: Good Pharmacy Practice, resilience, tenaga kefarmasian, korelasi, pelayanan kefarmasian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Good pharmacy practice,resilience,tenaga kefarmasian,korelasi, pelayanan kefarmasian
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Muhammad Dicky Chandra
Date Deposited: 13 Aug 2025 03:55
Last Modified: 13 Aug 2025 03:55
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5535

Actions (login required)

View Item View Item