HUBUNGAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIASAAN KOREK TELINGA DENGAN IMPAKSI SERUMEN DIPOLI THT-KL RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO

CHABIB, MUHAMAD (2024) HUBUNGAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIASAAN KOREK TELINGA DENGAN IMPAKSI SERUMEN DIPOLI THT-KL RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Surat Pernyataan Orisinalitas - chabib muhamad.pdf

Download (557kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan - chabib muhamad.pdf

Download (309kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan - chabib muhamad.pdf

Download (237kB)
[img] Text
Halaman Judul - chabib muhamad.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 1 - chabib muhamad.pdf

Download (467kB)
[img] Text
Bab 2 - chabib muhamad.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 3 - chabib muhamad.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (634kB)
[img] Text
Bab 4 - chabib muhamad.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (556kB)
[img] Text
Bab 5 - chabib muhamad.pdf

Download (369kB)
[img] Text
Daftar Pustaka - chabib muhamad.pdf

Download (391kB)
[img] Text
Lampiran - chabib muhamad.pdf

Download (1MB)

Abstraksi

Gangguan pendengaran yang disebabkan akibat perilaku membersihkan telinga masih sangat tinggi. Umumnya responden dengan penurunan pendengaran yang menggunakan cottonbud untuk membersihkan telinganya. Salah satu penyebab dari gangguan pendengaran adalah adanya penumpukan serumen didalam liang telinga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor yang mempengaruhi kebiasaan korek telinga dengan impaksi serumen di poli THT-KL RSU Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis korelasional dengan teknik sampling consecutive sampling, sampel sebanyak 54 responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi spearmean dengan tujuan mengetahui hubungan dan kuat hubungan subyek penelitian. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara pengetahuan korek-korek telinga dengan impaksi serumen dengan hasil p value sebesar 0,001 dengan koefisien korelasi 0,678. Terdapat hubungan yang cukup kuat antara sikap terhadap korek- korek telinga dengan impaksi serumen dengan hasil p value sebesar 0,008 deangan koefisien korelasi 0,358. Terdapat hubumgan yang sangat kuat antara perilaku korek-korek telinga dengan impaksi serumen dengan hasil p value sebesar 0,001 deangan koefisien korelasi 0,957. Terdapat hubungan yang kuat antara faktor kebiasaan korek telinga dengan impaksi serumen. Untuk mengatasi kebiasaan yang kurang ini, upaya peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan Kesehatan dapat lebih ditingkatkan, sehingga dengan pengetahuan yang baik akan memperbaiki sikap dan perilaku

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: impaksi serumen, pengetahuan, perilaku, sikap
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: MUHAMAD CHABIB
Date Deposited: 22 Nov 2024 03:35
Last Modified: 22 Nov 2024 03:35
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/4726

Actions (login required)

View Item View Item