HUBUNGAN TINGKAT NYERI DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN PASCA OPERASI DI RUANG PERAWATAN BEDAH PAVILIUN 3 RUMAH SAKIT SEMEN GRESIK

UTAMI, INDRAWATI (2025) HUBUNGAN TINGKAT NYERI DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN PASCA OPERASI DI RUANG PERAWATAN BEDAH PAVILIUN 3 RUMAH SAKIT SEMEN GRESIK. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_INDRAWATI UTAMI_NIM 2402014106R.pdf

Download (233kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan_INDRAWATI UTAMI_NIM 2402014106R.pdf

Download (179kB)
[img] Text
L.embar Pengesahan_Indrawati Utami_NIM 2402014106R.pdf

Download (264kB)
[img] Text
Halamam Judul_INDRAWATI UTAMI_NIM 2402014106R.pdf

Download (278kB)
[img] Text
Bab 1_INDRAWATI UTAMI_NIM 24020141R.pdf

Download (139kB)
[img] Text
Bab 2_INDRAWATI UTAMI_NIM 2402014106R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (293kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 3_INDRAWATI UTAMI_2402014106R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (215kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 4_INDRAWATI UTAMI_2402014106R.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (244kB) | Request a copy
[img] Text
Bab 5_INDRAWATI UTAMI_2402014106R.pdf

Download (109kB)
[img] Text
Daftar Pustaka_INDRAWATI UTAMI_NIM 2402014106R.pdf

Download (174kB)
[img] Text
Lampiran_INDRAWATI UTAMI_2402014106R.pdf

Download (663kB)

Abstraksi

Gangguan kualitas tidur merupakan masalah umum pada pasien pasca operasi yang dapat memperlambat proses penyembuhan. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas tidur adalah nyeri pasca operasi dan kecemasan menghadapi kondisi setelah tindakan bedah. Nyeri yang tidak terkontrol dan kecemasan berlebih dapat menyebabkan pasien sulit tidur, sering terbangun di malam hari, serta mengalami penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat nyeri dan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien pasca operasi di Ruang Perawatan Bedah Paviliun 3 Rumah Sakit Semen Gresik. Desain pada penelitian ini menggunakan Studi Korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 30 pasien pasca operasi menggunakan teknik Accidental Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat nyeri, kuesioner tingkat kecemasan, serta kuesioner kualitas tidur. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat nyeri sedang (53,3%), tingkat kecemasan sedang (60,0%), serta kualitas tidur buruk (60,0%). Analisis uji Spearman Rank menghasilkan nilai p = 0,000 dengan koefisien korelasi r = 0,638, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan kuat antara tingkat nyeri dan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pasien pasca operasi. Penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat nyeri dan kecemasan, maka semakin buruk kualitas tidur pasien pasca operasi. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa faktor fisiologis (nyeri) dan psikologis (kecemasan) merupakan prediktor penting dalam menentukan kualitas tidur. Manajemen nyeri dan manajemen kecemasan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas tidur dan mempercepat pemulihan pasien. Kata Kunci: Nyeri, kecemasan, kualitas tidur, pasca operasi, perawatan bedah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pain, Anxiety, Sleep Quality Disorder, Postoperative, Surgical Care
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Indrawati Utami
Date Deposited: 13 Sep 2025 02:37
Last Modified: 13 Sep 2025 02:37
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/6014

Actions (login required)

View Item View Item