PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KONDISI POST PCL RECONTRUCTION FASE SATU DENGAN NMES DAN TERAPI LATIHAN DI ABR PHYSIOTHERAPY BOJONEGORO

Mazidah, Nabila Zulfah Nur (2025) PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KONDISI POST PCL RECONTRUCTION FASE SATU DENGAN NMES DAN TERAPI LATIHAN DI ABR PHYSIOTHERAPY BOJONEGORO. LTA thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman pernyataan orisinitalis_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (118kB)
[img] Text
Lembar persetujuan_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (77kB)
[img] Text
Lembar pengesahan_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (107kB)
[img] Text
Halaman judul_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (763kB)
[img] Text
Bab1_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (521kB)
[img] Text
Bab2_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Bab 3_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (926kB)
[img] Text
Bab4_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (689kB)
[img] Text
Bab5_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (503kB)
[img] Text
Daftar pustaka_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (542kB)
[img] Text
Lampiran_Nabila zulfah nur mazidah_2202040111.pdf

Download (3MB)

Abstraksi

Latar Belakang: Olahraga banyak melibatkan gerak tubuh dan seringkali timbul masalah sistem gerak manusia salah satunya cedera PCL (posterior cruciatum ligament), yang merupakan salah satu cedera pada ligament sendi lutut dan biasanya terjadi akibat dorongan ekstrim ke arah posterior pada tulang tibia ketika lutut dalam posisi fleksi serta ditandai dengan kekakuan dan nyeri bagian belakang lutut sehingga dapat menimbulkan gangguan fungsional yang signifikan. PCL Rekonstruksi (PCLR) menjadi solusi prosedur bedah untuk memulihkan fungsi sendi lutut. Fase pertama rehabilitasi pasca PCLR berlangsung dari 0–6 minggu. Metode: Studi kasus pada Rehabilitasi pasca rekonstruksi PCL fase satu, peran fisioterapi untuk mengurangi nyeri, menurunkan oedema, mengembalikan lingkup gerak sendi, memingkatkan kekuatan otot, dan mengebalikan aktifitas fungsional dengan memberikan intervensi Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES) dan terapi latihan. Hasil: Setelah pelaksanaan fisioterapi yang dilakukan 6 kali, didapatkan hasil penurunan nyeri diam dari NRS T1:5/10 menjadi T6:1/10, nyeri gerak T1:8/10 menjadi T6:3/10, nyeri tekan T1:6/10 menjadi 2/10, penurunan oedema mid patella dari T1 : 44cm mejadi T6 : 41,5cm, 5cm posisi atas patela T1 : 45cm mejadi T6 : 45cm, 10cm posisi atas patela T1 : 48,5cm menjadi T6 : 42cm, 15cm posisi atas patela T1 : 42,5cm menjadi T6 : 43,5cm, 5cm posisi bawah patela T1 : 39cm mejadi T6 : 36cm, 10cm posisi bawah patela T1 : 35,5cm mejadi T6 : 33cm, 15cm posisi bawah patela T1 : 34,5cm mejadi T6 : 31,5cm, peningkatan LGS pada knee ekstensi T1:5˚ menjadi T6:0˚, fleksi T1:10˚ menjadi T6:80˚, peningkatan kekutan otot m.fleksor knee sinisitra dari T1:3- menjadi T6:4, m.ekstensor knee sinistra dari T1:3- menjadi T6:3+, selain itu terjadi peningkatan skor LEFS dari (T1) 26.3% menjadi (T6) 43,8%. Kesimpulan: Kombinasi NMES dan terapi latihan lebih sebagai intervensi fase awal pasca PCLR. Kata Kunci: PCL Reconstruction, Fisioterapi, NMES, Terapi Latihan, Rehabilitasi.

Item Type: Thesis (LTA )
Uncontrolled Keywords: PCL Reconstruction, Fisioterapi, NMES, Terapi Latihan, Rehabilitasi.
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Fisioterapi
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Nabila Zulfah Nur Mazidah
Date Deposited: 01 Sep 2025 01:40
Last Modified: 01 Sep 2025 01:40
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5950

Actions (login required)

View Item View Item