Qotrunnada, Helga Syasya (2025) ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK SEFTRIAKSON DAN LEVOFLOKSASIN PADA PASIEN PNEUMONIA DI RSUD DR. R. KOESMA TUBAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
Halaman Judul_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
Bab 1_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
Bab 2_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Restricted to Repository staff only Download (195kB) |
|
|
Text
Bab 3_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text
Bab 4_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Restricted to Repository staff only Download (195kB) |
|
|
Text
Bab 5_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
Lampiran_Helga Syasya Qotrunnada_2102060166.pdf Download (479kB) |
Abstraksi
Pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang masih menjadi masalah kesehatan global dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Antibiotik seftriakson dan levofloksasin sering digunakan dalam terapi pneumonia, namun perbandingan efektivitas biaya keduanya masih perlu dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya penggunaan antibiotik seftriakson dan levofloksasin pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD dr. R. Koesma Tuban. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif, dan pengambilan data dilakukan terhadap 35 pasien yang memenuhi kriteria inklusi pada periode Januari–Desember 2023. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan catatan biaya pasien, kemudian dianalisis menggunakan metode Cost Effectiveness Analysis (CEA) melalui perhitungan ACER dan ICER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa levofloksasin memiliki efektivitas 100% dengan rata-rata lama rawat inap (LOS) 4,3 hari, sementara seftriakson memiliki efektivitas 92% dengan rata-rata LOS 4,9 hari. Biaya medis langsung rata-rata seftriakson sebesar Rp. 4.318.712 lebih rendah dibandingkan levofloksasin sebesar Rp. 5.936.984. Nilai ACER seftriakson adalah Rp. 46.942,52 dan levofloksasin Rp. 59.369,84 sedangkan nilai ICER levofloksasin sebesar Rp. 202.284. Hasil uji statistik Mann Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada efektivitas (p=0,548) dan biaya (p=0,154). Hasil penelitian mununjukkan bahwa terapi antibiotik levofloksasin memiliki nilai rupiah terendah dan menjadi pilihan yang lebih efisien dengan efektivitas yang sama dibandingkan dengan antibiotik seftriakson pada pasien pneumonia di RSUD dr. R. Koesma Tuban.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pneumonia, seftriakson, levofloksasin, CEA, ACER, ICER |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Farmasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Helga Syasya Qotrunnada |
| Date Deposited: | 12 Aug 2025 01:57 |
| Last Modified: | 12 Aug 2025 01:57 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5571 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
