Halila, Fadia Hanan (2025) HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI DESA SEDAYULAWAS KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Surat pernyataan_fadia_2102013266.pdf Download (340kB) |
|
|
Text
Surat persetujuan_fadia_2102013266.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
Surat pengesahan_fadia_2102013266.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
Halaman judul_fadia_2102013266-1.pdf Download (967kB) |
|
|
Text
Bab 1_fadia_2102013266.pdf Download (332kB) |
|
|
Text
Bab 2_fadia_2102013266.pdf Download (541kB) |
|
|
Text
Bab 3_fadia_2102013266.pdf Restricted to Repository staff only Download (395kB) |
|
|
Text
Bab 4_fadia_2102013266.pdf Restricted to Repository staff only Download (503kB) |
|
|
Text
Bab 5_fadia_2102013266.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
Daftar pustaka_fadia_2102013266.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
Lampiran_fadia_2102013266.pdf Download (2MB) |
Abstraksi
Perilaku seksual berisiko pada remaja menjadi isu kesehatan masyarakat yang penting karena berpotensi menyebabkan dampak jangka panjang, seperti kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual, dan gangguan psikologis. Peran orang tua dan tingkat religiusitas diyakini memengaruhi kecenderungan perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh remaja masjid di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, sebanyak 110 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat religiusitas tinggi (35,5%) dan peran orang tua dalam kategori tinggi (44,5%). Tidak ditemukan hubungan signifikan antara peran orang tua dengan perilaku seksual berisiko (p = 0,978; r = -0,003). Namun, terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara religiusitas dengan perilaku seksual berisiko (p = 0,000; r = 0,899), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi religiusitas, semakin rendah kecenderungan perilaku seksual berisiko. Hasil ini menunjukkan bahwa religiusitas memiliki pengaruh protektif yang kuat terhadap perilaku seksual remaja, sementara peran orang tua tidak memiliki kontribusi signifikan dalam konteks ini. Intervensi berbasis nilai religius dapat menjadi pendekatan strategis dalam upaya pencegahan perilaku seksual berisiko pada remaja. Kata Kunci: Perilaku Seksual Berisiko, Peran Orang Tua, Religiusitas, Remaja
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perilaku Seksual Berisiko, Peran Orang Tua, Religiusitas, Remaja |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Fadia Hanan Halila |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 02:51 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 02:51 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/5229 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
