Turlina, Lilin (2020) HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI KAMAR BERSALIN RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN. Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
2. PROPOSAL PENELITIAN KPD DAN ASFIKSIA HIBAH INTERNAL 2020.pdf Download (690kB) |
|
|
Text
2. LAPORAN KEMAJUAN PENELITIAN KPD DAN ASFIKSIA HIBAH INTERNAL 2020.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2. LAPORAN_AKHIR_PENELITIAN_KPD_DAN_ASFIKSIA_HIBAH_INTERNAL_2020[1].pdf Download (1MB) |
Abstraksi
Penyebab utama kematian neonatal dini di Indonesia adalah Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) sebesar 35%, asfiksia 33,6%, tetanus 31,4%. Angka tersebut cukup memberikan konstribusi yang cukup besar terhadap morbiditas dan mortalitas bayi baru lahir (SDKI, 2012). Asfiksia merupakan penyabab kematian bayi tertinggi kedua setelah BBLR. Asfiksia merupakan suatu keadaan dimana bayi tidak segera bernafas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan ketuban pecah dini dengan asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Dr. Soegiri Lamongan. Penelitian menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebesar 200 bayi baru lahir, dan terdiri dari bayi dengan asfiksia dan bayi normal. Pengambilan sampel dengan simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi atau cek list. Data diabil dari rekam medis pasien (data skunder)
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketuban Pecah Dini, Asfiksia, Bayi Baru Lahir |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Kebidanan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Shandy Rahma R, S.IIP |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 05:44 |
| Last Modified: | 21 Mar 2025 04:41 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/4962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
