Nurafifah, Dian (2023) EDUKASI KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA DI DESA MERTANI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGGENENG. Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Proposal Pengabmas Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Anemia Remaja.pdf Download (448kB) |
|
|
Text
Proposal Pengabmas Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Anemia Remaja.docx Download (635kB) |
|
|
Text
Laporan Kemajuan Pengabmas Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Anemia Remajaa.docx Download (1MB) |
|
|
Text
Laporan Akhir Pengabmas Edukasi Keluarga Tentang Pencegahan Anemia Remaja.docx Download (1MB) |
Abstraksi
Tujuan program ini untuk memberikan edukasi pada keluarga tentang pencegahan anemia remaja di Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan. Anemia adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin yang cukup. Remaja Putri menderita anemia bila kadar hemoglobin darah menunjukkan nilai kurang dari 12 g/dl. Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia berkisar antara 32,4% hingga 61%. UNICEF melaporkan bahwa 1 dari 4 remaja putri mengalami anemia. Anemia pada remaja putri cenderung mengalami peningkatan. Pada Riskesdas tahun 2013 tercatat 37,1% remaja putri menderita Anemia, tahun 2018 meningkat menjadi 48,9% dengan proporsi Anemia ada pada kelompok umur 15-24 tahun. Hal-hal tersebut jelas menguatkan bahwa kesehatan remaja sangat menentukan keberhasilan pembangunan kesehatan, terutama dalam upaya mencetak kualitas generasi penerus bangsa di masa depan. Survey awal terhadap 10 remaja putri di Kabupaten Lamongan menunjukkan 40% menderita anemia, dan mereka mengatakan bahwa tidak ada peran dari keluarga dalam mencegah anemia. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan edukasi bagi keluarga tentang pencegahan anemia remaja khususnya remaja putri. Sasaran kegiatan adalah keluarga yang mempunyai anggota keluarga remaja. Pelaksanaan dilakukan di Desa Mertani Kecamatan Karanggeneng. Metode yang dilakukan yaitu 1) persiapan, koordinasi dan sosialisasi dengan desa serta pendataan sasaran pelatihan 2) tahap pelaksanaan, edukasi pencegahan anemia remaja, 3) tahap evaluasi, melakukan evaluasi teori dengan instrumen kuesioner untuk pretest dan posttest. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan pemahaman sebelum dan setelah diberikan intervensi berupa edukasi.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > D3 Kebidanan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Shandy Rahma R, S.IIP |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 04:12 |
| Last Modified: | 21 Mar 2025 03:59 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/4952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
