GAMBARAN MASALAH KEPERAWATAN PADA PASIEN SISTEMIC LUPUS ERITEMATOSUS (SLE) DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN

WITRIYAH, WITRIYAH (2024) GAMBARAN MASALAH KEPERAWATAN PADA PASIEN SISTEMIC LUPUS ERITEMATOSUS (SLE) DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.

[img] Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas - Witriyah.pdf

Download (22kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan - Witriyah.pdf

Download (70kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan - Witriyah.pdf

Download (106kB)
[img] Text
Halaman Judul - Witriyah.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB 1 - Witriyah.pdf

Download (97kB)
[img] Text
BAB 2 - Witriyah.pdf

Download (224kB)
[img] Text
BAB 3 - Witriyah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (49kB)
[img] Text
BAB 4 - Witriyah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[img] Text
BAB 5 - Witriyah.pdf

Download (29kB)
[img] Text
Daftar Pustaka - Witriyah.pdf

Download (104kB)
[img] Text
Lampiran - Witriyah.pdf

Download (1MB)

Abstraksi

Sistemic Lupus Erithematosus (SLE) mempunyai manifestasi klinik yang beragam. Hal ini dapat memunculkan masalah keperawatan yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran masalah keperawatan pada pasien SLE di rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan prospektif pada 45 pasien di poli penyakit dalam dan rawat inap pada bulan Mei-Juni 2024. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian SLE mendominasi usia lebih dari 40 tahun 44,44% dengan rata- rata usia 37,22 tahun, dengan jenis kelamin perempuan 84,44%, menderita SLE 1- 5 tahun 60% rata-rata 5,11 tahun. Pekerjaan didominasi ibu rumah tangga 25,92%, terpapar sinar matahari 46,67%. Penyakit penyerta 57,78%, penyakit dahulu 26,67%, tanda dan gejala SLE mendominasi keletihan 80%. Gambaran masalah keperawatan didominasi 75,56% nyeri akut, 55,56% keletihan 55,56% intoleransi aktivitas. Pasien SLE mengalami peradangan di berbagai system salah satu keradangan adalah nyeri sehingga merupakan gejala yang paling sering di alami sebagai akibat peradangan, oleh karena itu intervensi keparawatan secara farmakologis atau non farmakologis lebih di intesnsifkan. Dengan demikian perawat dapat memberikan asuhan keperawatan yang tepat pada pasien SLE sesuai dengan masalah yang muncul serta dapat memberikan edukasi sesui kebutuhan pasien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lupus, Masalah keparawatan, SLE
Subjects: Fakultas Ilmu Kesehatan
Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan
Depositing User: Shandy Rahma R, S.IIP
Date Deposited: 18 Feb 2025 02:22
Last Modified: 18 Feb 2025 02:22
URI: http://repository.umla.ac.id/id/eprint/4903

Actions (login required)

View Item View Item