Aldianti, Elfa (2024) GAMBARAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN PADA PASIEN STROKE FASE AKUT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas - Elfa Aldianti.pdf Download (435kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan - Elfa Aldianti.pdf Download (432kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan - Elfa Aldianti.pdf Download (436kB) |
|
|
Text
Halaman Judul - Elfa Aldianti.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 - Elfa Aldianti.pdf Download (524kB) |
|
|
Text
BAB 2 - Elfa Aldianti.pdf Download (615kB) |
|
|
Text
BAB 3 - Elfa Aldianti.pdf Restricted to Repository staff only Download (689kB) |
|
|
Text
BAB 4 - Elfa Aldianti.pdf Restricted to Repository staff only Download (634kB) |
|
|
Text
BAB 5 - Elfa Aldianti.pdf Download (408kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka - Elfa Aldianti.pdf Download (530kB) |
|
|
Text
Lampiran - Elfa Aldianti.pdf Download (2MB) |
Abstraksi
Stroke merupakan penyebab kematian nomor dua dan penyebab kecacatan nomor tiga di dunia. Perawat memiliki peran penting dalam memberikan penanganan pada pasien stroke. Penegakan diagnosis keperawatan harus tepat dan akurat sebagai dasar dalam memberikan asuhan keperawatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Diagnosis Keperawatan Pada Pasien Stroke Fase Akut berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 471 pasien (Stroke hemoragik=205; stroke infark=266) menggunakan teknik Random Sampling. Data penelitian diambil dari medical record pasien stroke pada Januari- Desember 2023 yang di rawat di IGD Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Instrumen penelitian menggunakan lembar rekapitulasi dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tanda dan gejala yang sering muncul pada pasien stroke hemoragik meliputi sakit kepala, tingkat kesadaran menurun dan tekanan darah meningkat dengan tekanan nadi (pulse pressure) melebar. Diagnosis keperawatan yang paling sering terjadi yaitu penurunan kapasitas adaptif intrakranial (87,3%), gangguan mobilitas fisik (70,7%) dan gangguan komunikasi verbal (74,1%). Tanda dan gejala yang sering muncul pada pasien stroke infark meliputi sulit menggerakan ekstremitas, rentang gerak (ROM) dan kekuatan otot menurun. Diagnosis keperawatan yang paling sering terjadi yaitu gangguan mobilitas fisik (81,5%), resiko jatuh (57,5%) dan penurunan kapasitas adaptif intrakranial (49,6%). Terdapat perbedaan tanda dan gejala antara stroke hemoragik dan stroke infark saat fase akut, begitu juga dengan diagnosis keperawatan utama. Namun, hal ini bisa berbeda di fase berikutnya bergantung tingkat keparaharan penyakit, dan penyakit penyerta yang mendasari. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian real time sehingga data yang kurang dapat diidentifikasi saat itu juga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stroke Fase Akut, Diagnosis Keperawatan, Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Shandy Rahma R, S.IIP |
| Date Deposited: | 10 Jan 2025 03:39 |
| Last Modified: | 16 Jan 2025 04:29 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/4836 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
