QHOEROH, AVIDATUL (2024) PENGARUH TERAPI SOCIAL SKILL TRAINING (SST) TERHADAP KEMAMPUAN KETERAMPILAN SOSIAL PADA GANGGUAN JIWA DI YAYASAN BERKAS BERSINAR ABADI DESA NGUWOK KECAMATAN MODO KABUPATEN LAMONGAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Lamongan.
|
Text
Halaman Pernyataan Orisinalitas - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (97kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (107kB) |
|
|
Text
Halaman Judul - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (597kB) |
|
|
Text
BAB 1 - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
BAB 2 - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
BAB 3 - Avidatul Qhoeroh.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
|
|
Text
BAB 4 - Avidatul Qhoeroh.pdf Restricted to Repository staff only Download (150kB) |
|
|
Text
BAB 5 - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
Lampiran - Avidatul Qhoeroh.pdf Download (2MB) |
Abstraksi
Terjadinya gangguan keterampilan sosial dikarenakan individu tidak memberikan hal positif seperti bersikap acuh dan permisif yang membuat tidak adanya komunikasi sehingga individu menjadi seseorang yang tertutup dan memilih menghabiskan waktunya dengan mengurung diri. Jika hal ini tidak segera di atasi, maka akan membuat orang gangguan jiwa semakin sulit dan tidak ada perkembangan untuk pulih dari gangguan jiwanya.Tujuan penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan interpersonal pasien dengan melatih keterampilan sosial yang dilakukan setiap hari dengan orang lain. Metode pada penelitian ini Pre Eksperimental Design dengan pendekatan One Group Pre Test Post Test Design. Populasi dalam penelitian ini pasien dengan gangguan jiwa yang mengalami gangguan keterampilan sosial dengan jumlah sampel 35 responden dengan menggunakan total sampling. Data penelitian ini diambil menggunakan kuisioner. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Hasil uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan P 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan terapi sebagian besar 18 pasien (52%) memiliki keterampilan sangat kurang, sesudah diberikan terapi hampir setengahnya 12 pasien (34%) memiliki keterampilan baik. Berdasarkan hasil diatas signifikasi p 0,000, yang artinya ada pengaruh terapi social skill training terhadap kemampuan keterampilan sosial pada pasien dengan gangguan jiwa. Pada terapi social skill training terjadi peningkatan keterampilan sosial pada orang dengan gangguan jiwa. Dan dengan adanya terapi ini membuat orang gangguan jiwa dengan mudah berinteraksi dengan orang disekitarnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terapi Social skill training, keterampilan sosial dan gangguan jiwa |
| Subjects: | Fakultas Ilmu Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Keperawatan |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan |
| Depositing User: | Shandy Rahma R, S.IIP |
| Date Deposited: | 06 Jan 2025 07:07 |
| Last Modified: | 16 Jan 2025 07:04 |
| URI: | http://repository.umla.ac.id/id/eprint/4818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
